Mengamalkan Dzikir atau Wirid Jika Tidak Mengamalkan Shalat 5 Waktu Kesalahan Fatal, Karena Shalat 5 Waktu Pondasi Seluruh Amalan

SAMBAR.ID |

Jakarta - Selasa (15/9/2026), didalam Islam, shalat 5 waktu adalah ibadah paling utama setelah syahadat dan berfungsi sebagai tiang agama.Mengamalkan dzikir atau wirid tetapi sengaja meninggalkan shalat 5 waktu adalah sebuah kekeliruan yang fatal. 


Berikut adalah beberapa alasan mendasar mengapa hal tersebut dinilai keliru :


1.Shalat adalah Tiang Agama : Ibarat sebuah bangunan, shalat 5 waktu adalah tiang fondasinya, sedangkan dzikir atau wirid adalah hiasan atau amalan pendukungnya. Jika tiangnya dirobohkan (ditinggalkan), maka seluruh bangunan amalannya akan runtuh.


Rasulullah SAW bersabda :

"Inti segala perkara adalah Islam, tiangnya adalah shalat, dan puncaknya adalah jihad." (HR. Tirmidzi)


2 Penentu Diterimanya Amalan Lain :

Di hari kiamat kelak, amalan yang pertama kali diperiksa adalah shalat. Jika shalatnya rusak atau tidak ada, maka amalan baik lainnya,termasuk dzikir dan wirid, tidak akan ditengok atau tidak bermanfaat.


Rasulullah SAW bersabda :

"Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya.

Jika shalatnya baik, maka beruntung dan sukseslah ia. Jika shalatnya rusak, maka kecewa dan rugilah ia." (HR. An-Nasa'i dan Tirmidzi)


3.Salah Menempatkan Prioritas (Wajib vs Sunnah) :

Shalat 5 waktu hukumnya Fardhu 'Ain (Wajib Mutlak). Meninggalkannya dengan sengaja merupakan dosa besar yang sangat serius.


Dzikir atau wirid tertentu umumnya hukumnya Sunnah.Mengejar amalan sunnah tetapi mengabaikan kewajiban utama adalah bentuk tipu daya (talbis) iblis, di mana seseorang merasa sudah taat karena berdzikir, padahal ia sedang menanggung dosa besar karena meninggalkan shalat.


Kesimpulan Dzikir yang paling utama dan paling tinggi tingkatannya sebenarnya terkandung di dalam shalat itu sendiri. 


Oleh karena itu, perbaiki dan tegakkan dahulu shalat 5 waktu sebagai fondasi utama, kemudian hiasi dan sempurnakan dengan amalan dzikir serta wirid sehari-hari.


Sumber berita: Widi

(Red)

Lebih baru Lebih lama