Dukung Program Polisi Peduli Pengangguran, Polda Sulsel Gandeng Disnaker Perluas Akses Kerja

MAKASSAR SAMBAR ID – Polda Sulawesi Selatan menggandeng Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi Sulawesi Selatan untuk mendukung program Kapolri “Polisi Peduli Pengangguran”. Kolaborasi ini diarahkan untuk membantu masyarakat memperoleh pelatihan keterampilan sekaligus memperluas akses terhadap informasi lowongan pekerjaan.

Sinergi tersebut dibahas dalam pertemuan antara Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sulsel, Kombes Pol Anang Triarsono, S.I.K., M.Si., dengan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Selatan beserta jajaran, Rabu (14/10/2026).


Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas peluang penyelenggaraan pelatihan keterampilan bagi masyarakat yang belum bekerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Disnaker Sulsel menyampaikan bahwa terdapat 48 jenis keterampilan yang dapat dilatihkan, dengan pembiayaan mengikuti ketentuan serta program yang tersedia.


Selain pelatihan, akses terhadap informasi lowongan pekerjaan juga menjadi perhatian. Disnaker Sulsel menyampaikan rencana pelaksanaan Job Fair pada 16–18 Oktober 2026 di Lapangan Hasanuddin, Makassar, dengan target partisipasi sebanyak 50 perusahaan.


Berdasarkan data yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, jumlah pengangguran di Sulawesi Selatan mencapai sekitar 208.000 orang. Angka ini menjadi perhatian bersama dalam mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja dan memperluas kesempatan masyarakat untuk memasuki dunia kerja.


Dirbinmas Polda Sulsel Kombes Pol Anang Triarsono menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan program tersebut karena berinteraksi langsung dengan masyarakat hingga ke wilayah pelosok.


Menurutnya, Bhabinkamtibmas dapat membantu mengidentifikasi warga yang membutuhkan pekerjaan, menyampaikan informasi mengenai pelatihan keterampilan, serta menghubungkan masyarakat dengan Disnaker dan BLK.


“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Mereka dapat membantu mendata warga yang membutuhkan pekerjaan, menyampaikan informasi pelatihan, serta menghubungkan masyarakat dengan Dinas Ketenagakerjaan dan BLK agar program ini tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.


Melalui kolaborasi tersebut, Polda Sulsel berharap masyarakat yang belum bekerja mendapatkan akses lebih luas terhadap pelatihan keterampilan dan informasi kesempatan kerja. Pendataan melalui Bhabinkamtibmas juga diharapkan membantu menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan layanan ketenagakerjaan yang tersedia.


Polda Sulsel menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung program kepolisian yang memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.


Sumber: Ditbinmas Polda Sulsel


Lebih baru Lebih lama