SMPN 2 Bangko Borong 7 Piala LKBB, Legiman Kritik Minimnya Perhatian Pemkab Rohil terhadap Pelatih Berprestasi

ROKAN HILIR | SAMBAR.ID — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMP Negeri 2 Bangko dalam ajang Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) yang berlangsung di Pekanbaru pada 17–18 Oktober 2026. Sekolah tersebut berhasil memboyong tujuh piala penghargaan sekaligus, sekaligus memperkuat nama Kabupaten Rokan Hilir di bidang pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda.


Namun, di balik deretan prestasi tersebut, muncul kritik tajam terhadap Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir yang dinilai perlu memberikan perhatian lebih serius kepada para pelatih dan guru pembimbing yang telah bekerja keras mengantarkan peserta didik meraih berbagai penghargaan.


Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Kabupaten Rokan Hilir, Legiman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam keberhasilan SMPN 2 Bangko. Secara khusus, ia menyoroti peran pelatih Ajit Rafwadiantoro bersama para guru pembimbing yang dinilai konsisten mendampingi siswa hingga mampu meraih prestasi dalam berbagai perlombaan.


SMPN 2 Bangko Boyong Tujuh Piala


Dalam kompetisi LKBB di Pekanbaru tersebut, SMPN 2 Bangko berhasil meraih tujuh penghargaan, yaitu:


1. Juara I Kostum.


2. Juara I Variasi.


3. Juara II Danton.


4. Juara I PBB Murni.


5. Juara I Pelatih.


6. Juara Umum LKBB tingkat SMP dan SMA.


7. Juara Umum Piala Bergilir untuk kategori yang dipertandingkan pada tingkat SMP dan SMA.


Capaian tersebut menjadi bukti pentingnya kedisiplinan, latihan yang terarah, kerja sama, serta bimbingan berkelanjutan dalam membentuk kemampuan dan karakter para siswa.


Menurut Legiman, keberhasilan ini bukan sekadar kemenangan dalam perlombaan. Prestasi tersebut juga membawa nama baik Kabupaten Rokan Hilir yang dikenal dengan julukan Negeri Seribu Kubah.


Ia menilai, apabila prestasi serupa terus diraih dari tahun ke tahun, pemerintah daerah semestinya menjadikan keberhasilan itu sebagai bahan evaluasi sekaligus dasar untuk memperkuat dukungan terhadap pembinaan pendidikan dan kegiatan ekstrakurikuler.


Legiman: Jangan Hanya Bangga pada Piala, tetapi Abaikan Orang di Balik Prestasi

Legiman menyayangkan apabila perjuangan pelatih dan guru pembimbing yang berulang kali mengharumkan nama daerah belum memperoleh perhatian yang sepadan dari pemerintah daerah.


Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya menyampaikan apresiasi ketika prestasi diraih. Dukungan nyata juga diperlukan agar para pelatih dan pembimbing dapat terus menjalankan tugasnya secara berkelanjutan.


“Jangan sampai kita hanya bangga ketika piala dibawa pulang, tetapi melupakan kerja keras orang-orang yang berada di balik keberhasilan tersebut. Prestasi tidak lahir begitu saja. Ada waktu, tenaga, kedisiplinan, pengorbanan, dan kesungguhan pelatih serta guru pembimbing yang patut dihargai,” tegas Legiman kepada awak media, Senin (19/10/2026).

Raih Prestasi Berulang pada 2023–2026, AWI Rohil Desak Kesbangpol Berikan Perhatian Nyata kepada Ajit Rafwadiantoro dan Para Guru Pembimbing

Ia secara khusus meminta Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) agar memberikan perhatian terhadap Ajit Rafwadiantoro, yang menurut keterangan Legiman merupakan tenaga honorer sekaligus pelatih yang turut membina kegiatan baris-berbaris di sejumlah sekolah di wilayah Rokan Hilir.


Legiman menilai, pemerintah perlu mengevaluasi bentuk dukungan terhadap tenaga pembina berprestasi, termasuk mempertimbangkan penghargaan, dukungan fasilitas, serta kebijakan pembinaan yang sesuai dengan kewenangan dan ketentuan yang berlaku.


“Kalau prestasi yang mengharumkan nama daerah terus berulang, sudah semestinya ada perhatian yang nyata. Jangan sampai semangat para pelatih dan guru pembimbing justru melemah karena merasa perjuangan mereka tidak mendapatkan penghargaan yang layak,” ujarnya.


Desak Pemkab Rohil dan Kesbangpol Berikan Perhatian Konkret


AWI Rohil berharap keberhasilan SMPN 2 Bangko menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat pembinaan prestasi pelajar. Dukungan tersebut tidak harus berhenti pada seremoni atau ucapan selamat, tetapi dapat diwujudkan melalui program pembinaan, fasilitasi kegiatan, penghargaan yang proporsional, serta dukungan terhadap tenaga pelatih sesuai aturan yang berlaku.


Legiman juga berharap Kesbangpol Rohil dapat menelaah aspirasi tersebut dan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait, khususnya instansi yang memiliki kewenangan di bidang pendidikan, kepemudaan, dan olahraga.


Menurutnya, perhatian terhadap pelatih dan guru pembimbing merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Rokan Hilir.


Meski demikian, bentuk dukungan maupun penghargaan yang akan diberikan tetap menjadi kewenangan pemerintah berdasarkan mekanisme, anggaran, dan ketentuan yang berlaku.


Jaga Konsistensi Prestasi dan Semangat Generasi Muda


Legiman berpesan agar keluarga besar SMPN 2 Bangko tidak cepat berpuas diri atas capaian tersebut. Ia mendorong para siswa, pelatih, guru, dan pihak sekolah untuk terus menjaga kedisiplinan, kekompakan, serta semangat berlatih agar mampu mempertahankan prestasi dan meraih hasil yang lebih baik pada kompetisi berikutnya.


Ia juga berharap prestasi yang disebut telah diraih secara berulang selama periode 2023–2026 dapat menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain di Rokan Hilir untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan mengembangkan potensi peserta didik.


“Terus semangat dan tetap membara, SMPN 2 Bangko! Pertahankan prestasi, jaga kekompakan, dan terus harumkan nama Kabupaten Rokan Hilir. Bersatu membangun negeri demi kejayaan Rokan Hilir,” pesan Legiman.


Kesimpulan: Prestasi Harus Diikuti Perhatian dan Dukungan


Keberhasilan SMPN 2 Bangko memboyong tujuh piala LKBB di Pekanbaru menjadi capaian yang patut diapresiasi. Namun, prestasi tersebut juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh siswa dan sekolah, tetapi turut ditopang oleh kerja keras pelatih serta guru pembimbing.


AWI Rohil melalui Legiman mendorong Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dan Kesbangpol untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan mengevaluasi bentuk perhatian terhadap para pembina berprestasi, sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.


Jangan hanya merayakan hasil, tetapi hargai pula proses dan orang-orang yang memperjuangkannya. Prestasi daerah akan lebih berkelanjutan apabila apresiasi diwujudkan melalui dukungan yang konkret, transparan, dan tepat sasaran.


SMPN 2 BANGKO BISA!


Bersatu Membangun Negeri untuk Kejayaan Rokan Hilir.


Laporan: Tim Jurnalis (Biro Redaksi Rohil)

Editor: Ar

Lebih baru Lebih lama