Dugaan Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel Tahanan Polsek Dompu, KSK (Kelompok Studi Kerakyatan) Desak Pemeriksaan Menyeluruh

Sambar.Id | DOMPU, NTB- Dugaan seorang tahanan perempuan mengalami kehamilan saat berada di dalam sel tahanan Polsek Dompu menjadi perhatian publik. Informasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai sistem pengawasan dan prosedur pengamanan tahanan di lingkungan kepolisian.

Persoalan ini turut mendapat perhatian dari KSK Kabupaten Dompu. Ketua KSK Kabupaten Dompu, Randi, meminta Kapolsek Dompu memberikan klarifikasi dan memastikan dugaan tersebut ditelusuri secara menyeluruh.

Menurut Randi, apabila informasi tersebut benar, perlu dilakukan pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang memiliki tanggung jawab dalam pengawasan tahanan. Termasuk menelusuri dugaan adanya akses atau pemindahan tahanan ke ruangan lain yang tidak sesuai prosedur.

"Kami meminta persoalan ini diusut secara terbuka. Jika memang benar ada kejadian seperti yang diberitakan, harus ada kejelasan mengenai bagaimana hal itu bisa terjadi dan siapa yang bertanggung jawab," ujar Randi.

Ia juga meminta agar rekaman CCTV selama periode penahanan diamankan dan diperiksa untuk membantu mengungkap kronologi kejadian. Selain itu, Propam Polda NTB dan Paminal didesak melakukan pemeriksaan terhadap dugaan keterlibatan personel kepolisian.

Randi menegaskan, apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran dan keterlibatan oknum anggota, KSK Kabupaten Dompu mendesak Kapolsek Dompu mengambil tindakan tegas, termasuk pemecatan terhadap oknum yang terbukti bersalah sesuai ketentuan yang berlaku.

KSK Kabupaten Dompu menilai persoalan ini perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan dengan tanggung jawab aparat, perlindungan hak tahanan perempuan, serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Hingga seluruh dugaan tersebut terungkap melalui pemeriksaan dan bukti yang sah, semua pihak perlu mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Lebih baru Lebih lama