MAKASSAR SAMBAR ID — Organisasi Masyarakat (Ormas) Sulawesi Bersatu Sipakatauki menggelar aksi damai dan konvoi bersama yang dipusatkan di Monumen Mandala, Kota Makassar, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi sekaligus kepedulian organisasi terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya menyikapi maraknya aksi kekerasan yang dikaitkan dengan kelompok geng motor dan dinilai meresahkan masyarakat.
Aksi yang dimulai sekitar pukul 12.00 WITA itu dipimpin langsung Ketua Umum Sulawesi Bersatu Sipakatauki, Harianto Karaeng Tinggi. Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah unsur, di antaranya pimpinan organisasi kemasyarakatan, komunitas pengemudi ojek online (ojol), berbagai aliansi, serta tokoh masyarakat.
Ajak Generasi Muda Tinggalkan Kenakalan Jalanan
Dalam orasinya, Harianto Karaeng Tinggi menyampaikan keprihatinannya terhadap tindakan kekerasan di jalanan yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat, bahkan dapat menimbulkan korban jiwa.
Menurutnya, persoalan kenakalan remaja dan aksi kekerasan yang melibatkan kelompok geng motor perlu menjadi perhatian bersama, bukan hanya aparat keamanan, tetapi juga keluarga, lingkungan masyarakat, dan organisasi kepemudaan.
"Kami mengajak dan mengimbau seluruh adik-adik kita agar terhindar dari kenakalan geng motor yang brutal. Mari kita hijrah bersama Sulawesi Bersatu Sipakatauki," seru Harianto dalam orasinya.
Ia juga mengingatkan generasi muda agar menghargai perjuangan orang tua yang bekerja keras demi masa depan anak-anaknya. Menurutnya, energi dan potensi pemuda seharusnya diarahkan pada kegiatan positif yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.
Ajakan tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam aksi damai, yakni mendorong perubahan perilaku generasi muda menuju kehidupan yang lebih tertib, produktif, dan bertanggung jawab.
Siap Bersinergi dengan Pemerintah, TNI, dan Polri
Selain menyampaikan aspirasi, Sulawesi Bersatu Sipakatauki menyatakan kesediaannya untuk berkolaborasi dengan pemerintah, TNI, dan Polri dalam mendukung upaya pembinaan generasi muda serta menjaga keamanan lingkungan.
Harianto menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan dapat mengambil bagian melalui pendekatan sosial, edukasi, dan pembinaan agar pemuda memiliki ruang untuk menyalurkan aktivitasnya secara positif.
Di sisi lain, upaya menjaga keamanan dan ketertiban tetap perlu berjalan sesuai ketentuan hukum. Penanganan setiap dugaan tindak pidana merupakan kewenangan aparat penegak hukum melalui mekanisme yang berlaku.
Penyelenggara juga mengimbau seluruh peserta aksi agar menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, mematuhi aturan lalu lintas, tidak membawa senjata tajam, menghindari tindakan main hakim sendiri, serta tidak mudah terprovokasi.
Aksi Berlangsung Tertib
Berdasarkan informasi penyelenggara, rangkaian aksi damai dan konvoi tersebut berlangsung lancar dan tertib. Kehadiran aparat keamanan turut mendukung pengamanan kegiatan sehingga penyampaian aspirasi dapat berjalan dengan memperhatikan ketertiban umum dan kepentingan pengguna jalan lainnya.
Melalui kegiatan tersebut, Sulawesi Bersatu Sipakatauki berharap dapat mengambil bagian dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga persatuan, keamanan, dan kedamaian di Kota Makassar.
Seruan Aksi Damai geng motor yang Brutal. Kalian adalah penerus Bangsa untuk masa depan yang lebih Cerah
Mari kita Hijrah Bersama Sulawesi Bersatu Sipakatauki
Aksi ini sekaligus menjadi seruan agar persoalan kenakalan remaja dan kekerasan jalanan dihadapi melalui keterlibatan bersama, mulai dari keluarga, masyarakat, organisasi kemasyarakatan hingga aparat pemerintah dan penegak hukum.
Liputan:Diah sambar id
Editor: As. Mappasomba Dg. Pagiling











