Sambar.id, Makassar || Momen Pelantikan lulusan Siswa Satdik 2 Makassar yang biasanya dipenuhi kebahagiaan keluarga kali ini menyisakan haru yang mendalam. Beberapa siswa yang dilantik harus merasakan kesedihan karena orang tua mereka tidak dapat hadir, bahkan ada yang orangtuanya tidak nemiliki telepon genggam untuk berkomunikasi secara langsung. Namun, di tengah keadaan tersebut, tindakan tulus dan empati dari Komandan Kodiklatal (Dankodiklatal) Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E.,M.M., M.Tr. (Han) berhasil mengobati kerinduan para siswa. Jum’at (29/08/2025)
Dalam acara pelantikan yang berlangsung khidmat, Dankodiklatal didampingi Dankodaeral VI Laksda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M secara pribadi meminjamkan telepon genggamnya kepada para lulusan yang tidak dapat bertemu langsung dengan keluarga. Melalui video call yang dilakukan setelah upacara, para siswa dapat melihat dan berbicara langsung dengan orang tua mereka, menyampaikan rasa kasih dan terima kasih yang selama ini terpendam.
"Saya sangat terharu melihat semangat dan ketegaran para siswa yang tetap kuat walaupun tanpa kehadiran fisik orang tua. Dengan adanya video call ini, saya berharap mereka merasa dekat dan didukung," ujar Dankodiklatal dengan suara penuh haru.
Salah satu lulusan menyampaikan rasa terima kasihnya, "Terima kasih banyak, Pak Komandan, karena sudah memfasilitasi kami untuk berbicara dengan orang tua. Momen ini sangat berarti, kami merasa tidak sendiri."
Kisah ini menjadi bukti kuatnya solidaritas dan kepedulian dalam keluarga besar TNI Angkatan Laut, yang tidak hanya fokus pada disiplin dan pendidikan, tetapi juga pada nilai kemanusiaan dan kebersamaan.
Acara pelantikan tersebut ditutup dengan meriah dan harapan besar agar para lulusan Satdik 2 terus mengabdi dengan penuh dedikasi dan semangat, mengharumkan nama keluarga, bangsa, dan negara.
Adapun nama – nama mantan siswa Satdik-2 Kodiklatal yang tidak dihadiri oleh orang tuanya yaitu Klasi Dua (KLD) Dwi Ikbal, KLD Efrad Polin, KLD Mustaqim dan KLD Danial Banu. #tnial_kodaeralvi