Sambar.id // Boyolali – Paguyuban Wisata Kuliner Waduk Cengklik menggelar rapat koordinasi bersama event organizer guna membahas rencana penyelenggaraan Event UMKM dan Seni Budaya yang akan dilaksanakan pada masa libur Lebaran Haji 2026. Rapat berlangsung pada Kamis (29/1/2026) di Kebon Keong – Warung Kuliner, Desa Sobokerto, kawasan Waduk Cengklik, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Rapat dihadiri oleh seluruh pengurus paguyuban serta warga sekitar Waduk Cengklik dengan jumlah peserta sekitar 25 orang. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Paguyuban Wisata Kuliner Waduk Cengklik Joko Sutrisno, perwakilan PT Pertamina Patra Niaga Bandara Adi Soemarmo Siti Fathonah, perwakilan Kelompok Karamba Hartono, Ketua Komunitas Peduli Waduk (KPW) Sugiyanto, Bhabinkamtibmas Murdiyanto, Babinsa Koramil Barlian, serta Event Organizer Andit.
Ketua Paguyuban Wisata Kuliner Waduk Cengklik, Joko Sutrisno, menyampaikan bahwa event ini dirancang sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mengangkat Waduk Cengklik sebagai destinasi wisata unggulan.
“Event ini tidak hanya menampilkan kuliner, tetapi juga seni budaya, wisata edukasi, dan wisata alam. Harapannya Waduk Cengklik bisa dikenal lebih luas, bahkan menjadi destinasi wisata nasional,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut disepakati konsep event berbasis kolaborasi multipihak, melibatkan sponsor dari unsur swasta dan BUMN, Paguyuban Karamba, Paguyuban Perahu Wisata, serta berbagai komunitas di sekitar Waduk Cengklik.
Rangkaian kegiatan yang direncanakan antara lain panggung musik dan seni budaya, stand UMKM dan produk lokal, pasar ikan dengan branding khusus yang melayani penjualan ikan mentah sekaligus masak di tempat, pasar tradisional bertema jadul/adat Jawa, mini zoo gratis untuk pengunjung, serta spot foto berbayar dengan tarif tertentu.
Event direncanakan berlangsung selama kurang lebih satu minggu, mulai dari pagi hingga malam hari, dengan penekanan pada penataan lingkungan yang bersih, rapi, indah, dan aman. Pengamanan akan melibatkan unsur Elang Perkasa Guard, TNI, dan Polri, serta pengelolaan sampah terpadu demi menjaga kelestarian kawasan Waduk Cengklik.
Selain itu, panitia juga berencana mengundang Kepala Dinas Pariwisata, Camat Ngemplak, Kepala Desa Sobokerto, serta seluruh Ketua RT di wilayah setempat. Pembukaan acara direncanakan akan dilakukan oleh Bupati Boyolali atau pejabat yang mewakili.
Melalui kegiatan ini, Paguyuban Wisata Kuliner Waduk Cengklik berharap tercipta sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha dalam mengembangkan potensi wisata lokal yang berkelanjutan.{Jhon)









