SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tengah menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Serentak yang bertempat di salah satu Hotel di Palu.
Melalui sambutannya, Ketua DPW PKB Sulteng, Risharyudi Tribowo, menekankan pentingnya menjaga kondusivitas politik dan memperkuat struktur partai melalui kaderisasi kaum muda.
Mekanisme Baru Pemilihan Ketua
Risharyudi menjelaskan bahwa Muscab kali ini menerapkan mekanisme baru sesuai aturan partai. Penentuan Ketua DPC tidak lagi dilakukan melalui pemungutan suara langsung di lokasi, melainkan melalui proses usulan nama yang kemudian dibawa ke tingkat pusat.
"Calon-calon ketua yang akan dipilih tidak melalui mekanisme pemilihan langsung di tempat, satu DPC satu suara tidak. Tetapi akan dihimpun beberapa calon, dibawa ke Jakarta untuk dilakukan uji kompetensi dan kelayakan," ujar Risharyudi dalam sambutannya, Sabtu siang (18/4/2026).
Ia mengimbau seluruh kader untuk tidak melakukan lobi-lobi yang saling menjatuhkan, melainkan fokus pada menjalankan amanah partai demi soliditas organisasi.
Komitmen Membangun Sulawesi Tengah
Dalam aspek pemerintahan, PKB menyatakan dukungannya terhadap program-program pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Risharyudi mengajak seluruh pihak untuk bersinergi membangun daerah dan menunda rivalitas politik hingga tahun 2029 mendatang.
"Ayo kita bersahabat sampai 2028, rivalnya nanti 2029. Sekarang kita berpelukan bagaimana caranya kita membangun Sulteng NamBaso," tegasnya dalam sambutannya.
Ia juga sangat mengapresiasi kerja keras Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Sulteng dr. Reny Lamadjido dalam memperjuangkan program-program strategis di tingkat nasional yakni Program 9 Sulteng Nambaso.
Melawan Apolitik dan Menjunjung Adab
Risharyudi juga menyoroti fenomena masyarakat yang mulai bersikap apolitik akibat biaya politik yang tinggi dan praktik politik uang (money politics).
Ia meminta seluruh jajaran pengurus DPC untuk aktif mencerdaskan masyarakat dan memberikan pemahaman bahwa politik adalah instrumen penting dalam bernegara.
Menutup sambutannya, ia mengingatkan para kader untuk selalu mengedepankan adab dalam berpolitik, sebagaimana diajarkan oleh para pendiri PKB dan para kyai.
"Tingkatkanlah adab kita. Di atas ilmu ada adab. Maka setelah Musyawarah Cabang ini, siapapun ketua yang terpilih, tetaplah kita bergandengan tangan," pungkasnya di hadapan para pengurus DPC, anggota DPRD, dan tamu undangan dari berbagai instansi serta partai politik lainnya.
Sementara hadir pula sekaligus membuka secara resmi Muscab PKB Kota Palu yakni Wakil Ketua Umum DPP PKB, M. Hanif Dhakiri beserta jajarannya, serta tak ketinggalan para pengurus PKB Se Sulteng.***







.jpg)



