HADIRI LAUNCHING SPPG POLRES OKU, BUPATI : PROGRAM MBG GERAKKAN EKONOMI LOKAL


SAMBAR.ID | BATURAJA – Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) secara resmi meluncurkan operasional Sentra Penyiapan Pangan Gizi (SPPG) Polres OKU‑1. Langkah ini merupakan wujud dukungan nyata institusi kepolisian terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diperuntukkan bagi pelajar dan masyarakat kurang mampu di wilayah tersebut.

Dalam acara peluncuran yang berlangsung di Baturaja, Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, menyambut baik kehadiran fasilitas baru ini. Menurutnya, keberadaan SPPG Polres OKU‑1 akan memperluas jangkauan pelayanan, khususnya melayani kawasan perkotaan seperti Baturaja Timur dan Baturaja Barat yang menjadi pusat wilayah penerima manfaat.

 

Hingga saat ini, tercatat sudah ada 27 unit SPPG yang beroperasi dan tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten OKU, sementara enam kecamatan lainnya masih dilayani melalui pusat penyiapan pangan terdekat.

 

Bupati Teddy menegaskan bahwa program MBG memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar pemberian makanan gratis. Program ini dinilainya memiliki dampak ganda atau multiplier effect yang besar bagi roda perekonomian masyarakat setempat.

 

“Program ini menyerap ribuan tenaga kerja dan nyata menggerakkan ekonomi lokal. Mulai dari sektor transportasi, perdagangan sayuran dan kebutuhan pokok di pasar rakyat, hingga mendorong produktivitas pertanian, peternakan, dan perikanan kita,” ujar Bupati Teddy.

 

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk tidak hanya melihat program ini dari sisi politik atau pendidikan semata, namun juga memahami peran strategisnya dalam pemulihan dan penguatan ekonomi warga. Lebih jauh, Bupati mengapresiasi peran aktif Polri yang turut serta dalam menjamin masa depan generasi bangsa.

 

“Selain bertanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga ikut mengemban tanggung jawab besar bagi masa depan anak‑anak bangsa. Dengan membuka dapur SPPG ini, Polri telah turut serta mewujudkan cita‑cita Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga meminta kepada seluruh koordinator, pengawas wilayah, koordinator desa, hingga kepala SPPG untuk memperkuat koordinasi dan pengawasan bersama satuan tugas MBG daerah. Hal ini guna mengantisipasi berbagai potensi kendala dalam distribusi maupun pengelolaan makanan, serta menjamin kualitas pelayanan tetap terjaga dengan baik.

 

“Kita harus selalu antisipatif dan disiplin dalam manajemen pengelolaan SPPG agar kualitas program tetap terjaga,” tegasnya.

Kehadiran perwakilan Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., yang dalam hal ini diwakili oleh Irwasda Polda Sumsel, Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, menjadi bukti nyata adanya sinergi kuat antara institusi kepolisian dan pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

 

Pemerintah Kabupaten OKU berharap, keberadaan SPPG Polres OKU‑1 dapat menjadi salah satu penentu keberhasilan program MBG di wilayah tersebut. Pihaknya pun menyampaikan apresiasi setinggi‑tingginya kepada seluruh jajaran Polres OKU atas komitmen dan keberpihakan nyata dalam meningkatkan pelayanan publik.

 

“Kami sampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi‑tingginya kepada seluruh jajaran Polres OKU yang telah mewujudkan komitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Bupati Teddy.

 

Acara ini ditutup dengan harapan agar seluruh elemen masyarakat, instansi terkait, dan pelaku usaha terus bersinergi, menjadikan program MBG sebagai langkah strategis meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat fondasi ekonomi lokal daerah.



[Amel] 

Lebih baru Lebih lama