Kemenhub Siap Dukung Pembangunan Flyover Pasar Tempel Baturaja

Sambar.id, Jakarta – Wacana pembangunan jalan layang atau flyover yang telah lama diharapkan masyarakat Ogan Komering Ulu (OKU) kini semakin dekat dengan realisasi. Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd, terus bergerak mempercepat rencana ini. 


Setelah melakukan koordinasi dengan Danantara, Bupati kembali mengunjungi Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan di Jakarta pada 12 Mei 2026 guna membahas rencana pembangunan flyover di kawasan Koridor Jalan Kolonel Burian, Pasar Tempel, Baturaja.

 

Pertemuan tersebut membuahkan hasil positif. Direktur Jenderal Perkeretaapian, Ir. Allan Tandiono, menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh demi mewujudkan pembangunan infrastruktur tersebut. 


Allan bahkan mengapresiasi langkah Bupati OKU yang menyampaikan permasalahan perlintasan sebidang di wilayah tersebut, yang juga menjadi perhatian utama Presiden RI, Prabowo Subianto.

 

Dalam pertemuan itu, Bupati memaparkan urgensi pembangunan flyover sebagai solusi mengatasi kemacetan parah serta meningkatkan keselamatan lalu lintas di kawasan Pasar Tempel yang merupakan jalur vital penghubung antarwilayah dan kabupaten tetangga. Menanggapi hal tersebut, Dirjen Allan menawarkan dua skema percepatan pendanaan agar proyek ini segera terwujud.

 

Opsi pertama, pihaknya akan menjalin kerja sama dengan perusahaan besar dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beroperasi di wilayah OKU, termasuk PT Bukit Asam, Semen Baturaja, PT SSP, dan perusahaan panas bumi, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR). Opsi kedua, Kemenhub akan mengusulkan proyek ini masuk dalam daftar prioritas pembangunan nasional agar dapat dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2027.

"Kami akan mengkaji usulan ini bersama Bappenas dan Tim CSR Nasional. Silakan siapkan draf nota kesepahaman atau MoU-nya. Nanti kami akan undang semua pihak terkait, mulai dari Pemerintah Provinsi, Danantara, PT KAI, hingga perusahaan-perusahaan besar, untuk duduk bersama menyelesaikan ini. Kami siap mendorong agar pembangunan ini tuntas dan berhasil di masa kepemimpinan Bupati saat ini," ujar Dirjen Allan Tandiono.

 

Sementara itu, Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, mengaku bersyukur karena permasalahan kemacetan akibat perlintasan sebidang kereta api di Pasar Tempel yang sudah berlangsung lama kini mulai menemukan titik terang. Ia juga menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti arahan tersebut, termasuk menangani proses pembebasan lahan yang menjadi tanggung jawab daerah.

 

"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari Pak Dirjen. Langkah kami sudah sampai ke Danantara, dan untuk urusan pembebasan lahan di luar kewenangan PT KAI, kami siap melaksanakannya secepat mungkin sesuai arahan yang diberikan," ungkap Teddy.

 

Turut mendampingi Bupati dalam pertemuan tersebut, Asisten III Romson Fitri, Kepala Bapelitbangda OKU Yoyin Arifianto, Plt. Kadin PUPR OKU Ardiansyah Danial, serta Kadishub OKU Agus Salim. 


(TIM/@sambar.id/Red)

Lebih baru Lebih lama