Samba.id CILACAP – Teka-teki mengenai siapa saja figur yang akan mewarnai bursa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cisumur, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, mulai menemui titik terang.
Bapak Khamim, sosok yang belakangan ini santer diperbincangkan di tengah masyarakat, akhirnya memberikan kepastian.
Saat ditemui sejumlah awak media di ruang kerjanya, pria yang masih aktif menjabat sebagai pegawai di Perum Perhutani KPH Banyumas Barat ini membenarkan desas-desus tersebut.
Ia menyatakan siap maju bertarung dalam perhelatan Pilkades Cisumur untuk masa jabatan periode 2027–2035.
Langkah politik ini diambil Khamim bukan tanpa alasan.
Berbekal pengalaman manajerial, kedisiplinan, serta jaringan luas yang ditempanya selama bertugas di kedinasan kehutanan, ia merasa terpanggil untuk mewujudkan reformasi tata kelola pemerintahan desa yang lebih profesional dan berpihak pada rakyat bawah.
"Benar adanya, kabar itu saya konfirmasi langsung hari ini.
Atas izin Allah SWT, restu keluarga, serta besarnya desakan dari arus bawah—terutama tokoh masyarakat, pemuda, dan warga kurang mampu—saya membulatkan tekad untuk maju. Niat saya murni untuk mengabdi demi kemajuan tanah kelahiran," tegas Khamim kepada awak media.
Mengenai statusnya sebagai pegawai aktif Perum Perhutani, Khamim menegaskan akan tetap mematuhi aturan formal dan regulasi yang berlaku, baik aturan internal korporasi BUMN tersebut maupun tahapan regulasi Pilkades yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap.
Misi Utama: Pengentasan Kemiskinan Lewat Silaturahmi
Mengusung visi besar "Cisumur Maju, Mandiri, Sejahtera, dan Berkeadilan", Khamim menempatkan persoalan sosial dan kesejahteraan masyarakat miskin sebagai prioritas utama kerjanya kelak.
Ada beberapa poin misi strategis yang ia tawarkan:
Pemberdayaan Berbasis Silaturahmi: Khamim berkomitmen menghidupkan program sambang warga secara berkala guna menyerap aspirasi langsung dari pintu ke pintu tanpa adanya sekat birokrasi antara kepala desa dan rakyat.
Pengentasan Kemiskinan Tepat Sasaran: Melakukan pembenahan akurasi data kemiskinan di tingkat desa agar penyaluran bantuan sosial (seperti BLT, PKH, atau bedah rumah) benar-benar jatuh ke tangan yang berhak.
Kemandirian Ekonomi Warga Kurang Mampu: Membuka akses pelatihan keterampilan kerja serta stimulus modal usaha mikro bagi keluarga prasejahtera agar mampu mandiri secara ekonomi.
Jaminan Layanan Pendidikan & Kesehatan: Memastikan tidak ada anak di Desa Cisumur yang putus sekolah karena kendala biaya, serta menjamin kemudahan akses pelayanan kesehatan dasar bagi warga miskin.
Pemerataan Infrastruktur: Mempercepat konektivitas jalan desa guna memperlancar roda perekonomian, khususnya bagi petani dan pelaku usaha kecil di pelosok desa.
Kepastian majunya Khamim diprediksi akan mengubah peta konstelasi Pilkades Cisumur 2027.
Kombinasi latar belakangnya yang profesional ala BUMN namun tetap humanis dinilai banyak pihak sebagai modal kuat untuk membawa Desa Cisumur menuju perubahan yang lebih transparan dan sejahtera.
Sugeng Rahmat
Kabiro kab Cilacap








.jpg)



