DPRD Palu Soroti Anggaran Studi Banding ke Singapura Rp1,1 Miliar, Ini Kritikan Anleg Demokrat

ANGGOTA DPRD Fraksi Demokrat, Abdurahim Nasar Al Amri S.E /F-Doc FB Pribadi.


SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Anggaran perjalanan studi banding sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat di lingkungan Pemerintah Kota Palu ke Singapura menjadi sorotan dalam pembahasan di DPRD Kota Palu. Sorotan tersebut mencuat dalam rapat DPRD Kota Palu yang terekam dalam video yang diunggah melalui akun Facebook Ical Afrizal.


Dalam video tersebut, terlihat dalah satu anggota DPRD Fraksi Demokrat, Abdurahim Nasar Al Amri S.E bersama jajaran Pemerintah Kota mengikuti pembahasan yang berlangsung cukup dinamis dan alot.


Perdebatan terlihat terjadi ketika Anggota Fraksi Partai Demokrat itu mempertanyakan penggunaan anggaran untuk kegiatan studi banding ke luar negeri tersebut.


Informasi yang diterangkan dalam video menyebutkan, anggaran untuk kegiatan studi banding Kepala OPD dan Camat ke Singapura mencapai sekitar Rp1,1 miliar.


"Besarnya anggaran tersebut kemudian menjadi perhatian kami terutama terkait tujuan kegiatan, peserta yang diberangkatkan, serta manfaat yang diharapkan bagi peningkatan pelayanan dan penyelenggaraan Pemkot Palu," bebernya, belum lama ini.


Oleh Karena itu, angka Rp1,1 miliar dan tujuan perjalanan perlu dikonfirmasi lebih lanjut melalui dokumen anggaran serta keterangan resmi Pemerintah Kota Palu dan DPRD Kota Palu agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap utuh.


Sorotan Anggota Banggar DPRD Palu itu terhadap anggaran perjalanan luar negeri ini pada dasarnya menjadi bagian dari fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah. 


Di sisi lain, pemerintah daerah (Pemkot-red) perlu memberikan penjelasan mengenai dasar penganggaran, mekanisme pelaksanaan, serta manfaat konkret dari kegiatan tersebut.


Publik pun mengharapkan memperoleh informasi yang transparan mengenai penggunaan anggaran tersebut, termasuk siapa saja yang mengikuti kegiatan, sumber pembiayaan, serta hasil yang diperoleh setelah studi banding dilaksanakan.**



Sumber: Dikutip dari FB Ical Afrizal.

Lebih baru Lebih lama