WABUP SUKABUMI RESMIKAN HASIL KARYA BAKTI TNI DI PANTI ASUHAN BAITUL YATIM


SAMBAR.ID| SUKABUMI – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas meresmikan hasil karya bakti rehabilitasi Panti Asuhan Yayasan Baitul Yatim di Desa Gunungguruh, Kecamatan Gunungguruh, pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, Polri, dan elemen masyarakat lainnya.


Acara yang diinisiasi oleh Korem 061/Suryakancana melalui Kodim 0607/Kota Sukabumi ini menandai selesainya proses perbaikan fasilitas panti asuhan yang telah berlangsung selama satu bulan, terhitung sejak 10 September hingga 9 Oktober 2026.


Dalam laporannya, Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf. Beny Syafri menjelaskan bahwa sasaran fisik pembangunan telah rampung 100 persen. Pekerjaan tersebut meliputi pengecoran dak dan pemasangan plafon berukuran 8x6 meter, pembuatan dua kamar mandi, serta pemasangan keramik, jendela, pintu, dan pengecatan bangunan.


Selain infrastruktur fisik, kegiatan ini juga menyasar aspek non-fisik dan sosial. Letkol Inf. Beny menyebutkan adanya pembuatan dan penyerahan 100 akta kelahiran secara gratis, pembagian paket bantuan sosial, penyelenggaraan pengobatan gratis, serta promosi produk UMKM lokal kepada masyarakat sekitar.


"Sasaran non-fisik ini kami jalankan untuk memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat dan kepastian hukum bagi anak-anak," ujar Letkol Inf. Beny.


Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi lintas sektor tersebut. Ia menilai bahwa keterlibatan berbagai pihak merupakan kunci utama dalam mempercepat pemerataan pembangunan daerah.


"Terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Kodam III/Siliwangi, Korem 061/Suryakancana, Kodim 0607/Kota Sukabumi, serta para donatur. Rehabilitasi ini bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan ikhtiar bersama memperbaiki masa depan anak-anak yatim," ungkap H. Andreas.


Sementara itu, Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk konkret kepedulian TNI terhadap pemenuhan hak dasar anak, terutama mereka yang kehilangan orang tua.


"Ini adalah upaya memenuhi hak dasar anak, mulai dari tempat tinggal layak hingga kepastian identitas hukum lewat akta kelahiran. Mengurus anak yatim memiliki keutamaan besar dalam ajaran agama," tegas Brigjen TNI Thomas Rajunio.


Proses peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Danrem 061/Suryakancana, Dandim 0607/Kota Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi, Wakil Wali Kota Sukabumi, Kapolres Sukabumi Kota, serta Ketua Yayasan Baitul Yatim. Rangkaian acara dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis.


Ketua Yayasan Baitul Yatim, Ustadz Faruk Muhammad Afiff, menyatakan rasa syukur atas terselesaikannya renovasi tersebut. Saat ini, yayasan membina 250 anak yatim yang diprioritaskan bagi putra daerah Sukabumi, dengan jaminan pemenuhan hak pendidikan bagi seluruh santri.


(Hans) 

Lebih baru Lebih lama