Breaking News: 10 Mahasiswa Terluka. di Kantor Perumda TM Palopo, Rudiarinto Siapkan Langkah Hukum


PALOPO, SAMBAR.ID – Aksi demonstrasi Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) Luwu Raya di depan Kantor Perumda Tirta Mangkaluku Kota Palopo, Senin (2/11/2026), berujung ricuh. Sebanyak 10 mahasiswa dilaporkan mengalami luka lebam akibat dugaan pengeroyokan.


Berdasarkan rekaman video yang beredar, kericuhan diduga bermula ketika seorang petugas pengamanan Perumda menendang baskom milik demonstran. Situasi kemudian memanas setelah sejumlah pegawai terlihat keluar dari gerbang dan terlibat aksi kekerasan terhadap peserta demonstrasi.


Menyikapi insiden tersebut, Rudiarinto, Dewan Perjuangan sekaligus pendiri GAM Luwu Raya dan Direktur Utama Law Firm Radar & Partners, mengecam dugaan tindakan kekerasan tersebut.


"Perbedaan pendapat tidak boleh disikapi dengan kekerasan. Menyampaikan aspirasi merupakan hak warga negara yang dijamin konstitusi dan UU Nomor 9 Tahun 1998," tegasnya.


Rudiarinto memastikan bersama rekan-rekan advokat akan memberikan pendampingan hukum kepada mahasiswa yang menjadi korban serta menempuh langkah hukum pidana maupun perdata sesuai hasil pemeriksaan.


Ia juga mendesak Polres Palopo segera mengusut insiden tersebut secara profesional, transparan, dan tidak memihak.


"Kami meminta Polres Palopo segera memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat. Jika ditemukan unsur pidana, proses sesuai ketentuan hukum," tutupnya. (*)

Lebih baru Lebih lama