MAN 1 Rohil Boyong Lima Piala di UNRI, Legiman Desak Pemkab Beri Apresiasi kepada Pelatih

SAMBAR.ID | ROKAN HILIR – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Rokan Hilir (Rohil). Dalam kompetisi ICON XII EDOV IX 2026 Food Festival yang berlangsung di Lapangan Sanggar Tari Universitas Riau (UNRI), Pekanbaru, MAN 1 Rohil berhasil membawa pulang lima piala sekaligus.


Keberhasilan tersebut menjadi catatan positif bagi dunia pendidikan Kabupaten Rokan Hilir. Capaian ini tidak terlepas dari kerja keras para siswa, pelatih, serta guru pembimbing yang secara konsisten melakukan pembinaan dan mempersiapkan peserta didik menghadapi berbagai kompetisi.


Salah satu sosok yang mendapat sorotan atas keberhasilan tersebut adalah Ajit Rafwadiantoro, pelatih muda yang disebut telah berulang kali mengantarkan peserta didik meraih prestasi dalam berbagai perlombaan selama periode 2023–2026.


Adapun lima penghargaan yang berhasil diraih MAN 1 Rohil dalam kompetisi tersebut meliputi:


1.Juara Umum (Piala Bergilir)


2.Juara I Peraturan Baris-berbaris (PBB)


3.Juara I Pelatih


4.Juara I Danton


5.Juara I Variasi


Perolehan lima penghargaan tersebut menjadi bukti pentingnya kedisiplinan, kekompakan, latihan terarah, serta pembinaan yang berkelanjutan dalam membentuk karakter dan kemampuan generasi muda.


Namun, di balik capaian yang membanggakan tersebut, muncul perhatian sekaligus kritik terhadap Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir terkait dukungan dan penghargaan bagi para pelatih serta guru pembimbing yang dinilai telah berkontribusi mengharumkan nama daerah.


Legiman: Jangan Hanya Bangga pada Piala, tapi Abaikan Perjuangan Pelatih


Tim Biro Redaksi Rohil, Legiman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar MAN 1 Rohil, khususnya para siswa, pelatih Ajit Rafwadiantoro, serta guru pembimbing yang telah bekerja keras mengantarkan peserta didik meraih berbagai penghargaan.

Caption: Berulang Kali Harumkan Nama Daerah Periode 2023–2026, Peran Ajit Rafwadiantoro dan Guru Pembimbing Dinilai Layak Mendapat Perhatian Pemerintah

Menurut Legiman, prestasi tersebut bukan sekadar kemenangan dalam perlombaan, melainkan juga bentuk kontribusi nyata dalam membawa nama baik Kabupaten Rokan Hilir yang dikenal dengan julukan Negeri Seribu Kubah.


Ia menyayangkan apabila perjuangan para pelatih dan guru pembimbing yang berulang kali mengharumkan nama daerah belum memperoleh perhatian dan penghargaan yang sepadan dari pemerintah daerah.


“Jangan sampai kita hanya bangga ketika piala dibawa pulang, tetapi melupakan kerja keras orang-orang yang berada di balik keberhasilan tersebut. Prestasi tidak lahir begitu saja. Ada waktu, tenaga, kedisiplinan, pengorbanan, dan kesungguhan pelatih serta guru pembimbing yang patut dihargai,” tegas Legiman kepada awak media, Rabu (4/11/2026).


Ia secara khusus meminta Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir agar lebih serius memperhatikan keberadaan tenaga pembina dan pelatih berprestasi, termasuk Ajit Rafwadiantoro yang menurut keterangannya merupakan tenaga honorer sekaligus pelatih kegiatan baris-berbaris di sejumlah sekolah di wilayah Rohil.


Desak Pemkab Rohil dan Kesbangpol Berikan Perhatian Nyata


Legiman meminta Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk menelaah aspirasi tersebut serta memberikan perhatian terhadap para pembina yang telah berkontribusi membawa nama baik daerah.


Menurutnya, perhatian pemerintah tidak cukup hanya diwujudkan melalui ucapan selamat atau seremoni ketika prestasi berhasil diraih. Diperlukan dukungan konkret melalui kebijakan pembinaan, fasilitasi kegiatan, penghargaan yang proporsional, serta dukungan terhadap tenaga pelatih sesuai ketentuan dan kewenangan masing-masing instansi.


“Kalau prestasi yang mengharumkan nama daerah terus berulang, sudah semestinya ada perhatian yang nyata. Jangan sampai semangat para pelatih dan guru pembimbing justru melemah karena merasa perjuangan mereka tidak mendapatkan penghargaan yang layak,” ujarnya.


Ia juga berharap Kesbangpol Rohil dapat berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait, khususnya instansi yang membidangi pendidikan, kepemudaan, dan olahraga, agar aspirasi tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai tugas dan fungsi masing-masing.


Legiman menilai, perhatian terhadap pelatih dan guru pembimbing merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Rokan Hilir.


Dorong Konsisten Prestasi dan Pembinaan Generasi Muda


Lebih lanjut, Legiman berharap keberhasilan MAN 1 Rohil dapat menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan serta mengembangkan potensi peserta didik.


Ia juga mengingatkan keluarga besar MAN 1 Rohil agar tidak cepat berpuas diri atas pencapaian tersebut. Kedisiplinan, kekompakan, semangat latihan, dan kerja sama antara siswa, pelatih, guru pembimbing, serta pihak sekolah harus terus dipertahankan.


Menurutnya, capaian yang diraih Ajit Rafwadiantoro bersama para siswa dan pembimbing selama periode 2023–2026 patut menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pembinaan prestasi di lingkungan pendidikan.


“Terus semangat dan tetap membara, MAN 1 Rohil! Pertahankan prestasi, jaga kekompakan, dan terus harumkan nama Kabupaten Rokan Hilir. Bersatu membangun negeri demi kejayaan Rokan Hilir,” pesan Legiman.


Prestasi Membutuhkan Apresiasi dan Dukung Berkelanjutan


Keberhasilan MAN 1 Rohil memboyong lima piala dalam kompetisi di Universitas Riau menjadi capaian yang patut diapresiasi. Namun, prestasi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan peserta didik tidak terlepas dari peran para pelatih dan guru pembimbing yang bekerja di balik layar.


Biro Redaksi Media Sambar.id Rohil mendorong Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir agar menjadikan capaian tersebut sebagai momentum untuk mengevaluasi dan memperkuat perhatian terhadap para pembina berprestasi.


Aspirasi yang disampaikan Legiman diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah, termasuk Kesbangpol dan perangkat daerah terkait, untuk menghadirkan bentuk dukungan yang konkret, transparan, dan tepat sasaran.


Sebab, menghargai prestasi bukan hanya tentang merayakan piala yang berhasil diraih, tetapi juga memberikan perhatian kepada mereka yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk menciptakan keberhasilan tersebut.


MAN 1 ROHIL BISA!

Bersatu Membangun Negeri untuk Kejayaan Rokan Hilir.

Laporan: Tim Jurnalis (Legiman)

Lebih baru Lebih lama