Sambar. Id Pekalongan – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pekalongan, Ahmad Muzaki, didampingi anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Daerah Pemilihan (Dapil) 2, Nanang Purwidiyanto, menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Sragi, Minggu (18/1/2026).
Berdasarkan data sementara, sedikitnya 2.098 jiwa warga Kelurahan Sragi terdampak banjir yang terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan pada Jumat malam, 16 Januari 2026. Bantuan disalurkan melalui dapur umum untuk membantu pemenuhan kebutuhan logistik warga pascabanjir.
Ahmad Muzaki mengatakan, bantuan sembako tersebut merupakan bentuk kepedulian PAN terhadap masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus upaya meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Muzaki menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran bantuan tidak hanya dilakukan di Kecamatan Sragi, tetapi juga menyasar sejumlah wilayah terdampak banjir lainnya di Kabupaten Pekalongan.
“Hari ini kami melaksanakan kunjungan ke beberapa lokasi masyarakat terdampak banjir, khususnya di empat kecamatan, yakni Kedungwuni di Kelurahan Pekajangan, Kecamatan Tirto, Kecamatan Wonokerto, dan terakhir di Kecamatan Sragi,” ujar Ahmad Muzaki saat menyerahkan bantuan di dapur umum Kelurahan Sragi.
Ia berharap, bantuan sembako yang diberikan dapat membantu warga untuk kembali beraktivitas seperti sediakala setelah banjir berangsur surut.
“Mudah-mudahan bantuan ini sedikit banyak meringankan beban masyarakat terdampak banjir, khususnya dari sisi logistik,” katanya.
Terkait penyebab banjir, Ahmad Muzaki menilai genangan air yang terjadi bukan disebabkan kiriman air dari wilayah hulu, melainkan akibat intensitas hujan yang sangat tinggi dan diperparah kondisi saluran air yang kurang terawat.
“Saya kira banjir ini bukan berasal dari hulu, tetapi karena derasnya hujan. Akan lebih baik jika masyarakat bersama-sama memperbaiki selokan-selokan yang mungkin sudah bertahun-tahun tidak terurus, sehingga terjadi sedimentasi dan air tidak bisa mengalir dengan sempurna,” jelasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong melalui kerja bakti membersihkan saluran air, khususnya di wilayah rawan banjir seperti Kecamatan Sragi.
“Untuk jangka panjang, kami dari Fraksi PAN tidak menutup kemungkinan akan memperjuangkan aspirasi masyarakat, seperti pembangunan saluran pembuangan dan normalisasi sungai. Itu sangat berdampak dalam meminimalisasi kejadian banjir,” pungkas Ahmad Muzaki.(*)








