Sambar. Id Pekalongan – Ketidakpuasan warga terhadap kinerja Pemerintah Desa Samborejo memuncak. Ratusan warga yang tergabung dalam berbagai elemen masyarakat, didampingi LSM Pejuang 24, menggelar aksi damai bertajuk “Mosi Tidak Percaya Pejabat Desa Samborejo” di Balai Desa Samborejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Senin (5/1/2026).
Aksi ini menjadi bentuk protes terbuka atas minimnya transparansi pengelolaan anggaran desa, khususnya Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2022 hingga 2025. Massa menilai pemerintah desa belum memberikan penjelasan yang utuh dan terbuka terkait penggunaan dana yang bersumber dari uang negara tersebut.
Dalam forum audiensi terbuka yang digelar di aula balai desa, massa aksi secara langsung menyampaikan tuntutan kepada Kepala Desa Samborejo beserta jajarannya. Audiensi tersebut turut dipantau oleh Camat Tirto, Siswanto, guna memastikan dialog berjalan kondusif dan aspirasi warga tersalurkan secara demokratis.
Koordinator aksi dalam orasinya menegaskan bahwa tuntutan warga bukan tanpa dasar. Selain transparansi Dana Desa, terdapat enam poin krusial lain yang disoroti, meliputi program ketahanan pangan, kejelasan struktur aparatur desa, permasalahan infrastruktur seperti Pamsimas dan tiang jaringan, pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), penyaluran bantuan sosial PKH dan BLT, keberlanjutan program PNPM, hingga kejelasan kontribusi dana masuk ke desa.
“Warga berhak tahu ke mana uang desa digunakan. Ini bukan tuduhan, tapi tuntutan keterbukaan,” tegas salah satu perwakilan massa dalam penyampaian aspirasi.
Camat Tirto, Siswanto, mengapresiasi sikap warga yang menyampaikan tuntutan secara tertib dan konstitusional. Ia berjanji akan mengawal proses klarifikasi dan transparansi agar polemik ini tidak berkembang menjadi konflik sosial berkepanjangan.
Sementara itu, Kepala Desa Samborejo, Ulin Nuha, menyatakan menerima seluruh aspirasi yang tertuang dalam Mosi Warga. Ia berkomitmen untuk melakukan evaluasi internal dan memperbaiki tata kelola pemerintahan desa ke depan.
Aksi damai yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari tersebut berjalan aman dan tertib dengan pengamanan dari pihak kepolisian. Aspirasi warga secara resmi disampaikan oleh Adi Iriyanto selaku perwakilan massa dan disaksikan langsung oleh Camat Tirto, menandai babak baru tuntutan akuntabilitas pemerintahan desa di Samborejo.(*)









