Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum hari raya sebagai kesempatan untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kualitas diri, serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah.
Dalam sambutannya, Bupati menyatakan bahwa Idul Fitri adalah hari kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan, dimana umat Islam berhasil melawan hawa nafsu, meningkatkan kualitas ibadah, dan menumbuhkan kepedulian sosial.
"Selama bulan Ramadhan, kita telah dilatih untuk menjadi pribadi yang sabar, ikhlas, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Nilai-nilai ini harus terus kita pelihara dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya membersihkan hati dari khilaf dan kesalahan, serta mempererat tali persatuan di tengah masyarakat. Menurutnya, gema takbir yang berkumandang merupakan wujud rasa syukur atas nikmat yang tak terhingga, yang diharapkan dapat mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkokoh persatuan.
Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata, meningkatkan pelayanan publik, dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, hari raya juga diharapkan menjadi sarana introspeksi untuk menjadi pribadi yang lebih baik, jujur, amanah, dan bertanggung jawab.
"Bersyukurlah kita hidup dalam suasana aman, damai, dan penuh toleransi. Keberagaman suku, budaya, dan agama adalah anugerah yang harus kita jaga bersama demi terciptanya kerukunan sosial yang harmonis," tegasnya.(Amelia)







.jpg)



