SAMBAR.ID | SUKABUMI – Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026 di Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi. Acara yang digelar di Lapangan Kadaka, Desa Sukawayana, pada Kamis (22/10/2026) ini berhasil menarik antusiasme tinggi dari seluruh lapisan masyarakat setempat.
Momen bersejarah tahun ini memiliki daya tarik tersendiri dengan dominasi peran santriwati dalam rangkaian upacara. Tim paduan suara serta para petugas upacara didominasi oleh siswi dari Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mubayidliyyah Cikakak. Kehadiran mereka tidak hanya memeriahkan acara, tetapi juga menjadi bukti nyata eksistensi dan prestasi santriwati dalam berkontribusi positif bagi masyarakat.
Salah satu sorotan utama tertuju pada Lalila, seorang santriwati asal Bogor yang dipercaya memimpin tim paduan suara Ponpes Al-Mubayidliyyah. Di bawah kepemimpinan Lalila, harmonisasi suara para santri terdengar lantang dan membangkitkan semangat kebangsaan serta keagamaan para hadirin.
Dalam wawancaranya usai pelaksanaan upacara, Lalila mengungkapkan bahwa penampilan prima tersebut bukanlah hasil instan. Ia dan rekan-rekannya menjalani persiapan intensif selama kurang lebih dua minggu.
"Kami berlatih dengan serius selama sekitar dua minggu di bawah bimbingan langsung Bapak Nuryadin. Beliau sangat membantu kami dalam mematukan vokal dan kekompakan tim," ujar Lalila.
Lalila menambahkan bahwa momentum Hari Santri Nasional kali ini menjadi ajang pembuktian diri bagi para santriwati untuk menunjukkan bahwa mereka mampu tampil percaya diri dan profesional di ruang publik.
"Melalui momen Hari Santri ini, kami ingin menunjukkan bahwa santriwati juga memiliki peran penting dan kemampuan yang tidak kalah dengan siapa pun," tambahnya.
Menutup pernyataannya, Lalila mendoakan agar dirinya dan seluruh teman-teman seperjuangan di Ponpes Al-Mubayidliyyah senantiasa diberikan kekuatan untuk istiqomah dalam menuntut ilmu agama. Ia juga berharap agar pengalaman ini dapat menjadi bekal bagi mereka untuk meraih kesuksesan di masa depan.
Peringatan HSN 2026 di Cikakak ini diharapkan dapat terus memperkuat nilai-nilai pesantren sebagai benteng moral bangsa, sekaligus mendorong partisipasi aktif santri dalam pembangunan daerah.
(Hans)
















