Wagub Reny Dorong Peningkatan Kompetensi Coder untuk Perbaiki Tata Kelola Klaim JKN di Sulteng

CAPTION : Agenda di buka Wagub Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes. Pelaksanaannya berlangsung secara hybrid dan diikuti para direktur rumah sakit/F-Adpim Pemprov Sulteng.


SAMBAR.ID, Palu, Sulteng – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendorong peningkatan kompetensi petugas coder rumah sakit guna meminimalkan kendala dalam proses pengajuan dan penyelesaian klaim pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).


Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Coder Rumah Sakit se-Sulawesi Tengah yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah di Aula BPKAD Sulteng, Selasa (27/10). Kegiatan ini berfokus pada pemahaman panduan penatalaksanaan permasalahan klaim INA-CBG yang digunakan BPJS Kesehatan.


Kegiatan dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes. Pelaksanaannya berlangsung secara hybrid dan diikuti para direktur rumah sakit serta dua petugas coder dari masing-masing rumah sakit.


Dalam sambutannya, Reny meminta para peserta mengikuti materi dengan saksama agar mampu mengidentifikasi sumber permasalahan dalam proses pengajuan dan penyelesaian klaim, sekaligus memahami langkah perbaikannya.


“Dengarkan baik-baik agar nanti kita tahu di mana letak kesalahan dan kekurangan kita dalam penyelesaian klaim rumah sakit,” pesannya.


Menurut Reny, pembekalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman petugas dalam menangani persoalan klaim sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi setiap rumah sakit untuk memperbaiki proses pengajuan klaim.


Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara petugas coder, tenaga medis, unit rekam medis, dan manajemen rumah sakit. Sinergi antarpihak diperlukan untuk memastikan kelengkapan serta keakuratan data dan dokumen yang menjadi dasar pengajuan klaim.




Di tengah kebijakan efisiensi fiskal yang dihadapi pemerintah daerah, Reny menilai tata kelola klaim yang tertib dan akuntabel perlu mendapat perhatian. Karena itu, rumah sakit milik pemerintah daerah di Sulawesi Tengah didorong melakukan pembenahan dan inovasi, termasuk dalam pengelolaan klaim JKN.


Menurutnya, perbaikan tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendukung keberlangsungan pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk program BERANI Sehat yang menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.


“Mudah-mudahan hari ini kita mendapatkan ilmu yang baru,” harapnya kepada seluruh peserta.


Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, kepala dinas kesehatan kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah, perwakilan BPJS Kesehatan, serta pengurus Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Sulawesi Tengah.**/Red.


Source : Biro Adpim Pemprov Sulteng 

Lebih baru Lebih lama