Suryanto calon Kades Kotasari Nomor Urut 2 didampingi Tokoh masyarakat Kotasari Sulaeman serahkan Berkas Ke petugas BBWS Citarum.
Sambar.id, Subang, Jabar - Bukan kaleng-kaleng! Ini bukti nyata calon pemimpin yang bekerja, bukan hanya janji.
Calon Kepala Desa Kotasari Kecamatan Pusakanagara Nomor Urut 2, Suryanto, pada hari ini Kamis (5/11/2026) didampingi Tokoh Masyarakat Desa Kotasari Sulaeman, mendatangi Kantor Balai Besar Sungai Citarum (BBWSC) Bandung. Kedatangan dirinya untuk menyerahkan langsung surat permohonan perbaikan tanggul Sungai Cipunagara Blok Sukamanah.
Permintaan ini muncul karena kekhawatiran akan potensi tanggul jebol yang dapat menyebabkan banjir dan kerugian bagi masyarakat.
Tanggul Sukamanah yang jebol sampai sekarang belum kunjung diperbaiki oleh pihak BBWS, membuat warga Kotasari was-was setiap musim hujan datang. Banjir mengancam sawah, rumah warga, dan keselamatan masyarakat.
Tidak tinggal diam, Suryanto bergerak cepat. Berangkat langsung ke Bandung, temui petugas, serahkan surat resmi, dan desak agar perbaikan segera dilakukan.
"Ini bukan soal Pilkades, ini soal keselamatan warga Kotasari. Tanggul jebol ini sudah lama dibiarkan, warga yang jadi korban. Saya bersama Pak Sulaeman datang ke sini untuk memastikan suara warga Kotasari didengar oleh BBWS Citarum," tegas Suryanto di Kantor BBWS Citarum, Bandung.
Suryanto menyebut, udah tiga tahun lalu pihak BBWS berjanji akan membuat senderan, namun hingga kini belum juga ada realisasi," sebutnya.
Sementara itu tokoh Masyarakat Desa Kotasari Sulaeman mengapresiasi langkah berani Suryanto tersebut. Menurutnya, pemimpin sejati adalah yang berani memperjuangkan hak warganya sampai ke pusat.
"Saya sangat mengapresiasi dan mendukung langkah Pa Yanto mendatangi Kantor BBWS, karena selama ini belum ada calon kepala desa maupun Kepala desanya sendiri terjun langsung mendatangi pihak BBWS," tutur Sulaeman.
Bukan hanya warga Kotasari saja akan tetapi warga desa tetangga pun berharap, perjuangan ini membuahkan hasil dan tanggul Sukamanah segera diperbaiki sebelum musim hujan tiba," pungkasnya Sulaeman. (*)













