Sambar.id Polres pekalongan - Polda Jateng - Kebakaran melanda sebuah pabrik laundry di Pekajangan Gang 4, RT 38/RW 14, Kelurahan Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Kamis (5/11/2026) siang. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada kontaktor mesin oven.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp. 15 juta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula sekitar pukul 11.00 wib saat para pekerja tengah menjalankan aktivitas seperti biasa di pabrik laundry tersebut.
Sekitar pukul 11.15 wib, salah seorang pekerja melihat kontaktor yang berfungsi menyalakan mesin oven mengalami korsleting hingga memunculkan percikan api.
Percikan tersebut kemudian menyambar sawang atau kotoran uap yang berada di belakang mesin oven. Api lantas membesar, menjalar ke bagian atas, dan disertai kepulan asap.
Melihat kejadian itu, para pekerja berupaya melakukan pemadaman menggunakan air. Sebagian pekerja lainnya berusaha menyelamatkan kain celana jeans dengan memindahkannya dari area kebakaran.
Laporan kejadian kemudian dilaporkan kepada Polsek Kedungwuni dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pekalongan.
Personil Polsek Kedungwuni bersama Damkar yang tiba di lokasi, dibantu para pekerja langsung berupaya melakukan upaya pemadaman. Kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 12.20 wib.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kedungwuni Iptu Amin, S.H membenarkan adanya peristiwa kebakaran di wilayah Pekajangan tersebut.
"Benar, telah terjadi kebakaran pabrik laundry di Pekajangan. Kami mendapatkan laporan dari warga dan segera menindaklanjutinya dengan mendatangi lokasi dan membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar dan juga para pekerja pabrik," tuturnya.
Amin menjelaskan, berdasarkan keterangan para saksi, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting pada kontaktor mesin oven. Percikan api kemudian menyambar kotoran uap yang berada di belakang mesin hingga api merambat ke bagian atas.
"Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian material diperkirakan sekitar Rp. 15 juta, meliputi tiga unit dinamo dan satu kontaktor," jelasnya. (*)












