SAMBAR.ID | SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Konsolidasi serta penyusunan program kerja di kawasan wisata Pantai Cempaka Ratu, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi pada Minggu (25/10/2026).
Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus BAGUNA PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi beserta perwakilan daerah pemilihan (dapil) tersebut dibuka secara langsung oleh H. Junajah Jajah Nurdiansyah, S.Pd., anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan.
Dalam sambutannya, H. Junajah Jajah Nurdiansyah menekankan pentingnya soliditas organisasi dalam menghadapi potensi bencana alam yang kerap melanda wilayah Sukabumi. Ia menilai bahwa BAGUNA memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mitigasi dan tanggap darurat bencana.
"Kita harus memastikan bahwa setiap relawan BAGUNA tidak hanya hadir saat dibutuhkan, tetapi juga siap dengan pengetahuan dan peralatan yang memadai," ujar Junajah.
Menyambung arahannya, politisi PDI Perjuangan tersebut juga menyampaikan pesan politik kepada para kader dan pengurus yang hadir. Ia mengajak seluruh elemen untuk turut mendukung dan mensukseskan perjuangan dr. Ribka Tjiptaning sebagai calon wakil rakyat di Senayan pada kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 mendatang.
Selain aspek kesiapsiagaan bencana, Junajah juga berharap kehadiran dan kinerja BAGUNA Kabupaten Sukabumi dapat terus diterima dengan baik oleh masyarakat luas, sehingga kepercayaan publik terhadap organisasi sayap partai ini semakin meningkat.
Sementara itu, Ketua DPC BAGUNA PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Ade Bahrudin, yang akrab disapa Abah Belo, menjelaskan bahwa rakor kali ini difokuskan pada evaluasi kinerja periode sebelumnya serta merumuskan strategi baru untuk tahun 2027.
"Kegiatan rapat koordinasi dan konsolidasi sekaligus penyusunan program kerja kali ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat jejaring komunikasi antar-wilayah," ungkap Abah Belo.
Abah Belo menegaskan bahwa komitmen pengurus BAGUNA bukan sekadar retorika, melainkan harus dibuktikan dengan aksi nyata di lapangan. Ia mengingatkan agar seluruh anggota senantiasa berdiri paling depan ketika bencana terjadi di lingkungan masyarakat.
"Kesiapan jajaran pengurus BAGUNA tidak hanya dari lisan melainkan membuktikannya. Berdiri terdepan ketika ada bencana apapun di lingkungan masyarakat adalah harga mati bagi kami," tegasnya.
Lebih lanjut, Abah Belo menginstruksikan agar para koordinator wilayah (korwil) dan pengurus inti membangun soliditas yang kuat. Ia menekankan pentingnya koordinasi rutin dalam setiap kegiatan yang dilakukan oleh BAGUNA guna menghindari tumpang tindih tugas dan memaksimalkan efektivitas bantuan.
Di akhir sesi, Abah Belo berharap agar hasil dari konsolidasi ini dapat diimplementasikan segera, sehingga BAGUNA Kabupaten Sukabumi semakin profesional, responsif, dan dicintai oleh masyarakat Sukabumi.
(Hans)
















